Rabu, 27 Maret 2019




Motivasi Berprestasi




A.      Motivasi Berprestasi
Semakin seseorang menyakini dirinya dapat mengelola berbagai kekuatan dan kelemahan, maka semakin yakin ia bahwa dirinya dapat mewujudkan suatu prestasi. Gunakan konsep AKU, dimana A= Ambisi, K= Kekuatan atau Kelemahan, U= Usaha. Semua konsep AKU yang telah digambarkan diatas, usahakan direkam dalam pikiran alam bawah sadar kita, sehingga ibarat mengemudi sebuah mobil, kita tidak perlu berpikir lagi kapan harus menggunakan perseneling, rem, kopling, dan membelokkan setir mobil, yang semuanya secara otomatis dapat dilakukan  melalui gerakan-gerakan sistem. Pikiran manusia dapat dikelompokkan menjadi dua : pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (sub-conscious mind). Pikiran bawah sadar mampu mengontrol tindakan secara otomatis. Hukum dan bahasa pikiran bawah sadar sebagai berikut : “pikiran bawah sadar tidak mengetahui perbedaan antara imajinasi dan kenyataan”.
McGregor dalam buku Safak Muhammad (2005) menjelaskan Hukum Pikiran Bawah Sadar yang terdiri atas 4P, yaitu :

1.       Positif. Perkataan yang Anda ucapkan pada diri sendiri (self talk) membentuk kebiasaan yang terekam dalam pikiran bawah sadar.
2.       Kalimat saat ini (present tense). Gunakanlah kata “saat ini” ketika berbicara pada pikiran bawah sadar.
3.       Pribadi. Pakailah nama Anda sendiri dalam berbicara pada pikiran bawah sadar Anda (self talk).
4.       Pengulangan (presisten). Semakin sering Anda melakukan pengulangan pada pikiran bawah sadar Anda mengenai apa yang Anda inginkan, semakin mengerti Anda apa yang diinginkan atau diharapakan di masa yang akan datang.


B.Perubahan Pola Pikir
Schwartz (1996:170) dalam Kurniawan (2013) menyatakan cara berpikir seseorang menentukan bagaimana ia bertindak. Cara seseorang bertindak menentukan bagaimana orang lain berekasi terhadap tindakannya. Seringkali kita mengeluh dengan situasi yang dihadapi dan merasa pesimis untuk mengatasi situasi tersebut sehingga apa yang kita fikirkan menjadi benar dan akhirnya gagal dalam mengahadapi situasi itu.
AJ Hendro Sugianto dalam buku "Banyak Cara Menjadi Kaya" dalam Azis (2014) menyimpulkan empat pola pikir orang sukses, yaitu :
a. Sukses tidak ditentukan oleh nasib
Nasib seseorang sangat dipengaruhi oleh semua tindakan yang dilakukannya. Tentu saja tindakan-tindakan itu dimotori oleh polapikirnya. Menjadi orang sukses dan kaya atau menjadi orang gagal dan miskin bukanlah karena nasib, melainkan karena pola piker dan tindakannya yang berakibat pada keadaan sekarang.
b. Sukses adalah suatu kebiasaan
Orang sukses menjadi sukses sebagai suatu kebiasaan yang harus dijalani. Baginya, sukses bukanlah suatu destinasi (tujuan akhir), melainkan suatu proses perjalanan.
c. Kegagalan adalah bagian dari sukses
Orang  sukses memandang kegagalan  yang  dialaminya sebagai bagian dari kesuksesan, sehingga tidak seharusnya membuatnya jera dan menghalangi peluang sukses di masa yang akan datang. Kegagalan hanyalah suatu kesuksesan yang tertunda.
d. Orang sukses selalu berorentasi kepada solusi
Orang sukses meyakini bahwa di balik suatu masalah pasti ada peluang dan solusinya. Pola piker seperti inilah yang membuatnya tahan uji dan tak mudah menyerah.


Forum 

Pola fikir dan motivasi berpertasi dalam berbisnis

1. Percaya bahwa semuanya mungkin
Pertama dan pelajaran paling penting untuk menjadi pengusaha besar adalah Anda harus selalu percaya segala sesuatu mungkin terjadi.
Kepercayaan ini yang dapat melampaui keinginan dalam hati. Sebab Anda percaya segala sesuatu mungkin terjadi.
Usai percaya dengan hal itu maka lakukan sesuatu dan fokuslah melakukannya.
Ini juga akan melatih pikiran Anda untuk melihat solusi daripada masalah dan membedakan hal prioritas dalam hidup.

2. Luangkan waktu untuk mengapresiasi prestasi kecil
Sebagai seorang pengusaha, Anda akan lebih sering gagal dan hampir tidak pernah melihat apapun manfaat dari usaha kerja keras tersebut. Padahal, sukses itu membutuhkan waktu dan muncul dari hal kecil.
Para pengusaha juga membahas langkah-langkah kecil yang mereka lakukan. Seperti ucapan “Terimakasih” dari klien. Semua hal-hal besar dibangun perlahan-lahan dan terkadang dari hal kecil.
Ketika Anda mulai menghargai prestasi kecil, akan melihat hal berbeda. Cobalah belajar untuk bersabar dan belajar untuk menggunakan apa yang dimiliki, daripada menunggu apa yang tidak Anda miliki.

3. Jangan melakukan sendiri
Saat kita berpikir tentang kewirausahaan, kita membayangkan sesuatu yang luar biasa. Berbagi ide-ide dan bekerja sama dengan seseorang yang memiliki keyakinan yang sama, sangat dapat memperkaya dan membantu Anda untuk menempuh jalan kesuksesan.
Miliki seseorang yang Anda percayai pada saat ketika tidak dapat menemukan motivasi merupakan suatu yang tak ternilai harganya.
Pengusaha membutuhkan orang untuk membantu hal-hal kecil agar dapat fokus pada tujuan yang paling penting.

4. Fokus dengan yang dikerjakan
Anda akan selalu melihat rumput tetangga yang lebih hijau. Pikirkan menjadi seseorang yang perfeksionis adalah kunci untuk pencapaian.
Mereka menghabiskan banyak waktu dalam menganalisis pesaing mereka, melihat bagaimana dapat mengunggulinya.
Itu adalah hal baik untuk mengetahui apa yang orang lain lakukan. Seperti yang Anda inginkan untuk melangkah ke depan, tapi jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengamati orang lain.
Fokuslah pada ide Anda sendiri  dengan meningkatkan kreativitas dalam hidup. Jangan pernah lupa bahwa waktu adalah aset kita yang paling berharga.

5. Lakukan
Mereka mengatakan Anda tidak harus menjadi jenius untuk menjadi inovator.Yah, itu sangat benar.
Sebagian besar ide-ide penemuan baru sudah menjadi hal yang biasa. Mereka menjadi baru ketika hal ini masuk ke pasar.
Ketika Anda memiliki sebuah ide, langkah berikutnya adalah pergi untuk mewujudkan ide itu. Itu berlaku pada setiap aspek kehidupan. Terkadang menjadi yang pertama lebih baik daripada menjadi yang sempurna.

1 komentar: