Senin, 27 Mei 2019


Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen Fungsional

                                             Image result for manajemen fungsional
                       Secara umum, pengertian manajemen merupakan suatu seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. Bisa juga diartikan bahwa manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu dan masyarakat luas.

                           Secara etimologis, pengertian manajemen merupakan seni untuk melaksanakan dan mengatur. Manajemen ini juga dilihat sebagai ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan dalam organisasi, sebagai usaha bersama dengan beberapa orang dalam organisasi tersebut. Sehingga, ada orang yang merumuskan dan melaksanakan tindakan manajemen yang disebut dengan manajer.

Fungsi Manajemen
Pada dasarnya, fungsi manajemen dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Perencanaan (planning)
Pernecanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

2. Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

3. Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha agar dapat mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.


Unsur-Unsur Manajemen
Setiap perusahaan memiliki unsur-unsur untuk membentuk sistem manajerial yang baik. Unsur-unsur inilah yang disebut unsur manajemen. Jika salah satu diantaranya tidak sempurna atau tidak ada, maka akan berimbas dengan berkurangnya upaya untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Unsur-unsur tersebut diantaranya sebagai berikut.

a. Human (Manusia)
Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa adanya manusia maka tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja.


b. Money (Uang)
Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.

c. Materials (Bahan)
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

d. Machines (Mesin)
Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efisiensi kerja.

e. Methods (Metode)
Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode dapat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan dari sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusia itu sendiri.

f. Market (Pasar)
Memasarkan produk tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor yang menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.



                   Unsur- unsur manajemen menjadi hal mutlak dalam manajemen karena sebagai penentu arah perusahaan dalam melakukan kegiatan perusahaan. Selain itu, laporan keuangan juga menjadi penunjang dalam melaksanakan proses manajemen. Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan dengan mudah menggunakan software akuntansi seperti Jurnal. Dengan menggunakan laporan keuangan dari Jurnal, Anda dapat lebih mudah melakukan kegiatan manajemen prusahaan hingga memudahkan dalam menentukan keputusan manajemen.


Implementasi Manajemen Fungsional Di Perusahaan.

Menurut saya, di tempat saya bekerja sudah menerapakan fungsi manajemen fungsional dengan baik. Melalui pendekatannya dapat dilakukan, antara lain :

1.      Perencanaan : merencanakan tujuan serta visi misi perusahaan, menentukan langkah/strategi yang akan dijalankan, serta mengembangkan rencana yang ada dengan baik.

2.      Pengorganisasian : Mengatur sistem kerja dengan lebih sistemastis agar bisa berjalan dengan lancar.


3.      Leading : Bekerja sama dengan orang-orang utuk mencapai tujuan bersama perusahaan dan memonitor semua pekerjaan agar masih sesuai dengan aturan dan rencana yang ada.

Senin, 20 Mei 2019



Image result for fungsi manajemen




ALASAN MANAJEMEN DIBUTUHKAN DI DALAM PERUSAHAAN

Alasan utama manajemen itu dibutuhkan dalam suatu organisasi / usaha:

Untuk memudahkan pencapaian tujuan, baik tujuan organisasi maupun tujuan pribadi. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan juga tujuan individu yang ada dalam organisasi tersebut. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen. Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih mudah.
Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan. Manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi seperti: pimpinan, pegawai, pelanggan, serikat kerja, pemilik dan karyawan, maupun pelanggan, konsumen, suplier, serikat pekerja, asosiasi perdagangan, pemerintah dan masyarakat.
Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Banyak cara untuk mengukur hasil kerja suatu organisasi dan salah satu yang umum adalah efisiensi dan efektivitas.

Ada empat tujuan manajemen dalam sebuah organisasi adalah sebagai berikut:
1)      Tujuan Sosial
Tujuan sosial manajemen adalah agar organisasi atau perusahaan bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap keutuhan dan tantangan masyarakat dengan meminimalkan dampak negatifnya.

2)      Tujuan Organisasional
Tujuan organisasional adalah sasaran formal yang dibuat untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.

3)      Tujuan Fungsional
Tujuan fungsional adalah tujuan untuk mempertahankan kontribusi pada tingkat yang sesuai  dengan kebutuhan organisasi

4)      Tujuan Individual
Tujuan individual adalah tujuan pribadi dari tiap anggota organisasi atau perusahaan yang hendak mencapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.


Ini 4 Fungsi Manajemen dan Penjelasannya

Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi utama yang dikenal dengan istilah POAC, yaitu :
Planning (fungsi perencanaan)
Organizing (fungsi pengorganisasian)
Actuating / Directing (pengarahan)
Controlling (pengendalian)

1. Planning (Fungsi Perencanaan)
Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
# Kegiatan Fungsi Perencanaan
Ada beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan
Menetapkan arah tujuan dan target bisnis
Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut
Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan
# Pembagian Perencanaan
Perencanaan dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi kedalam beberapa jenjang:

# Top Level Planning (Perencanaan Jenjang Atas)
Perencanaan dalam jenjang ini bersifat strategis.
Jenjang atas ini memberikan petunjuk umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola penyelesaian dan sifatnya menyeluruh.
Top level planning menekankan tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung jawab manajemen puncak.

# Middle Level Planning ( Perencanaan Jenjang Menengah)
Jenjang perencanaan menengah sifatnya lebih administratif.
Jenjang menengah menyiapkan cara-cara yang akan ditempuh untuk merealisasikan tujuan dari sebuah perencanaan dijalankan.
Tanggung jawab perencanaan middle level berada pada manajemen menengah.

# Low Level Planning (Perencanaan Jenjang Bawah)
Perencanaan jenjang bawa lebih fokus terhadap bagaimana cara menghasilkan.
Jenjang bawah ini lebih mengarah kepada kegiatan operasional perusahaan.
Manajemen pelaksana adalah pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan jenjang bawah ini.

# Syarat Fungsi Perencanaan
Perencanaan yang baik selayaknya memenuhi beberapa syarat syarat berikut:
Mempunyai tujuan yang jelas
Sederhana, tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
Memuat analisis pada pekerjaan yang akan dilakukan
Fleksibel, bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
Mempunyai keseimbangan, tanggung jawab dan tujuan yang selaras pada setiap bagian
Segala sesuatu yang tersedia bisa dipergunakan secara efektif serta berdaya guna

 # Manfaat Fungsi Perencanaan
Beberapa manfaat dari adanya fungsi perencanaan, diantaranya :
Bisa membuat pelaksanaan tugas jadi tepat dan kegiatan pada tiap-tiap unit akan lebih terorganisir kearah tujuan yang sama
Dapat menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
Memudahkan pengawasan
Menjadi pedoman dasar di dalam menjalankan kegiatan
Baca penjelasan lebih lanjut : Fungsi Perencanaan Dalam Manajemen (Manajemen Planning)
 
2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.

# Kegiatan Organizing
Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
Menetapkan struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
Menempatkan tenaga kerja pada posisi yang pas dan paling tepat.

# Unsur Unsur Organizing
Sekelompok orang yang diarahkan untuk bekerja sama
Melakukan kegiatan yang sudah ditetapkan
Kegiatan  yang diarahkan untuk mencapai tujuan

# Manfaat Organizing
Pembagian tugas-tugas bisa sesuai dengan kondisi perusahaan
Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas
Personil dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang akan dijalankan.

# Fungsi Organizing
Pendelegasian wewenang dari manajemen puncak kepada manajemen pelaksana.
Adanya pembagian tugas yang jelas.
Mempunyai manajer puncak yang profesional untuk bisa mengkoordinasikan semua kegiatan yang dilakukan

3. Directing (Fungsi Pengarahan)
Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan



4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
Fungsi terakhir dari 4 fungsi manajemen adalah fungsi pengendalian, fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
Controlling akan berjalan efektif dengan memperhatikan hal hal berikut :
Routing (jalur), manajer menetapkan cara atau jalur supaya bisa dengan mudah mengetahui letak dimana suatu kesalahan sering terjadi.
Scheduling (penetapan waktu), Manajer menetapkan kapan semestinya pengawasan harus dijalankan. Kadang-kadang, pengawasan yang terjadwal mungkin tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan, dan sebaliknya, sesuatu yang dijalankan secara mendadak malah lebih berguna.
Dispatching (perintah pelaksanaan), adalah pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Tujuannya supaya suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Perintah bisa membuat sebuah pekerjaan bisa terhindar dari kondisi yang terkatung katung, dan pada ujungnya apabila terjadi kesalahan, bisa dengan mudah diidentifikasi siapa yang melakukan kesalahan
Follow Up (tindak lanjut), Manajer mencarikan solusi apabila terdapat kesalahan yang ditemukan. Tindak lanjut bisa dengan memberikan peringatan terhadap pihak yang sengaja atau tidak sengaja melakukan kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali
Bentuk pengawasan yang baik adalah pengawasan yang sesuai dengan kebutuhan dan sifat atau karakter dari perusahaan.
Sebuah pengawasan yang baik dilakukan dengan tidak menelan banyak biaya dan bisa menjamin adanya kegiatan perbaikan.
Untuk itu, perusahaan perlu menyiapkan langkah tata pola dan rencana perusahaan sebelum pengawasan dilaksanakan.

Penerapan Fungsi Manajemen dalam Aspek Perusahaan

Pengelolaan fasilitas dan bahan baku
Fasilitas kantor maupun fasilitas produksi sangat diperlukan perusahaan untuk menunjang keberhasilan usaha. Kelengkapan fasilitas yang diperlukan perusahaann haruslah dapat menghemat biaya dan menambah efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan.

Mengelola Sumber Daya Manusia
·         Menentukan kebutuhan pegawai/karyawan dan tujuan yang akan dicapai perusahaan
·         Mengadakan observasi dan penelitian tentanng SDM
·         Menyelesaikan masalah-masalah SDM di dalam perusahaan dengan menetapkan metode yang diperkirakan ada frelevansinya dengan kperluan pengelolaan SDM yang berkualitas di dalam perusahaan

Mengelola proses produksi
 Proses produksi adalah suatu kegiatan yang mengkombinasikan faktor-faktor produksi (man, money, material, method) untuk menghasilkan suatu produk.

Mengelola keuangan
·         Membuat pembukuan yang teratur dan tertib, mencatat semua yang masuk dan keluar dengan rincian yang jelas tentang jumlah, asalnya, tujuannya, tanggalnya dan keterangan lainnya.
·         Memeriksa keabsahan semua bukti pembayaran
·         Memeriksa harta pribadi dan keuangan perusahaan

Mengelola administrasi
Merupakan kegiatan bersama yang terdapat disetiap perusahaan. Untuk mengetahui hal-hal yang perlu dicatat harus ditelusuri semua kegiatan usaha, kemudian dikelompokkan menurut jenis kegiatannya.

Selasa, 23 April 2019




Hasil gambar untuk rencana kewirausahaan salon

Proposal Kewirausahaan Salon Kecantikan T&Me

KATA PENGANTAR

                         Puji syukur penulis sanpaikan kepada Tuhan YME yang telah memberikan petunjuk Nya dalam menyelesaikan makalah ini. Adapun latar belakang penulis membuat proposal Usaha Salon Kecantikan ini, untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapak Prof. Dr. Hapzi Ali, Ir, MM, CMA, MPM. Sebagai dosen mata kuliah Kewirausahaan.
Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu dalam rangka penyelesaikan proposal ini, selain itu kerja sama yang baik diantara semua pihak yang terlibat dengan penulis membuat proposal ini dapat terselesaikan tepat pada waktu yang telah ditentukan.
                         Seperti kata pepatah, tidak ada gading yang tak retak. Penulis menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari sempurna, masih banyak hal yang kurang dalam penulisan proposal ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar penulis dapat memperbaikinya. Harapan penulis, semoga proposal ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber ilmu yang baru bagi kita semua.



                                                                                                                   Jakarta, 22 April 2019.






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ………………………………………………………   i
DAFTAR ISI …………………………………………………………………    ii
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………… 1
1.1 Latar Belakang …………………………………………………........   1
1.2 Maksud dan Tujuan ……………………………………….………… 3
1.3 Profil Perusahaan …………………………………………………….  4   
1.4 Visi dan Misi Perusahaan ………………………………………… 5
BAB II PEMBAHASAN ………………………….………………………..    3
2.1 Modal …………………………………………………............................  6
2.2 Rencana Kegiatan Operasional ………………………………   7
2.3 Manajemen Keuangan ……………………………..……………..   8
2.4 Manajemen Pemasaran …………………………………………….   9
BAB III PENUTUP……………………………………………………..…...    10
3.1 Kesimpulan ……………………………………………….….…………    10







BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Pernahkah Anda berpikir berapa penghasilan penata rambut di wilayah padat penduduk?
                        Ada banyak sekali konsumen yang ingin mengganti gaya rambut mereka dari waktu ke waktu. Beberapa bahkan memilih opsi berganti gaya rambut sebulan sekali sampai lainnya bisa seminggu sekali sampai dua minggu sekali. Apapun pilihannya, kenyataannya memang usaha salon kecantikan sangatlah menggiurkan.
                       Sejak jaman kuno, sudah ada kebutuhan bahwa wanita harus tampil menawan. Jika diperhatikan sampai sekarang ini tetap saja sama. Itu sebabnya banyak salon kecantikan bermunculan setiap hari di dunia. Peluang usaha salon kecantikan merupakan peluang yang dapat membuat seseorang menjadi kaya. Tentu saja ini terletak pada fakta pemahaman Anda untuk membuat model rambut unik dan menarik.
                          Di Indonesia, pertumbuhan kelas menengah cukup tinggi menyebabkan konsumen akan salon kecantikan juga naik. Mereka yang bekerja kantoran lazimnya tidak mempertimbangkan masalah biaya karena penampilan sangat penting untuk menunjang pekerjaan atau kepercayaan dirinya. Untuk konsumen kelas menengah mungkin akan pergi ke salon kecantikan setidaknya sebulan sekali sedangkan pelajar lebih jarang lagi. Kebutuhan akan kerapihan sebagai nilai kesopanan dalam berorganisasi tentu juga mendorong kebutuhan setiap warga untuk merapihkan penampilan rambutnya secara rutin.



1.2 Maksud dan Tujuan
                T&Me Salon merupakan salon kecantikan yang menerima konsumen pria dan wanita dengan kebutuhan tampilan rambut rapih dan menawan. Bukan rahasia jika sudah banyak salon kecantikan saat ini dan T&Me Salon akan membuat perbedaan. Kami menawarkan jasa khusus dimana penata rambut dapat datang ke rumah konsumen. Kami memahami jika layanan ke rumah seperti ini akan mendatangkan banyak keuntungan dan itu sebabnya kami ingin menjadi kunci pada tren ini.
                Tujuan bisnis salon kecantikan ini adalah untuk membuat wanita tampak cantik dengan gaya rambut terbaru dan memudahkan konsumen tanpa harus datang ke salon. Konsumen wanita ini sebagai imbalannya tidak akan berpikir panjang sekalipun membayar mahal. Ini karena kecantikan merupakan suatu hal yang tidak ternilai.
                  Di salon kecantikan T&Me semuanya sangatlah berbeda dari salon kebanyakan dimana fleksibilitas maksimum dan perhatian konsumen yang maksimal menjadi jaminan. T&ME akan menjadi tempat solusi rambut untuk konsumen. Dengan demikian, kami yakin akan mendapat pasar signifikan dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan konsumen setia.


1.3 Profil Usaha
                  T&Me adalah sebuah usaha salon kecantikan yang dimiliki sepenuhnya oleh Theresia Magdalena. Berlokasi di Kembangan Barat blok A7. Saya sendiri merupakan pakar kecantikan dengan 10 tahun pengalaman tata rambut dan sudah bekerja di banyak salon kecantikan seluruh Indonesia. Saya akan bertanggung jawab langsung atas operasional harian T&Me.
                 Aktivitas operasional harian seperti rekrutmen, pelatihan, pembelian dan penjualan ritel merupakan beberapa bidang yang akan ditanganinya. Rekrutmen seluruh karyawan mulai dari resepsionis yang bertanggung jawab menerima tamu, penata rambut, dan kasir dan karyawan lainnya. Sebagai upaya untuk terus menarik minat konsumen, kami akan selalu melatih penata rambut dengan baik agar mereka dapat mengikuti perkembangan gaya rambut terkini. Juga penting untuk diketahui bahwa kami akan melayani semua jenis konsumen tanpa diskriminasi suku, rasa tau agama.
                Kami semangat untuk membuat konsumen tersenyum. Itu sebabnya kami merencanakan segala sesuatu dengan baik dan berinvestasi cukup banyak uang untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Kami percaya akan “kesan pertama sangatlah penting” sehingga mempersiapkan interior dan eksterior dengan seksama.


1.4 Visi dan Misi Perusahaan

Visi Usaha
Tujuan salon kecantikan T&Me adalah menjadi solusi rambut indah dimana rambut dan penampilan konsumen yang utama.

Misi Usaha
Misi usaha adalah untuk membangun brand bisnis salon kecantikan yang kratif dengan menonjolkan standar penampilan usaha salon dan kualitas layanan.






BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Perencanaan Modal
Usaha Salon kecantikan ini memiliki modal awalnya adalah Rp.10.000.000. uang tersebut digunakan untuk membeli peralatan-peralatan dan perlengkpan-perlengkapan, seperti halnya usaha lain usaha ini memiliki perencanaan baik dari segi, SDM, pemasaran, produksi dan keuangannya, adapun pembelanjaan uang tersebut adalah :

1.      Peralatan
-          Alat kecantikan : Rp. 2.000.000.-
-          Kosmetik : Rp. 2.500.000,-
2.      Perlengkapan :
-          Cermin dll : Rp. 1.500.000,-

Keseluruhan pengeluaran peralatan dan perlenglapan adalah Rp. 6.000.000, dan sisanya akan diunakan untuk biaya oprasional.

Usaha ini didirikan dikawasan kota yang letaknya tidak jauh dari perumahan masyarakat dengan maksud mempermudah membangun  komunikasi dan proses pemasarannya, gedung dan tanah ini kami sewa dengan harga Rp.500.000 / bulan, dengan biaya sewa air dan listrik sendiri, karena latar belakang usaha ini adalah memberikan pelayanan berupa periasan dan hal lain yang berkaitan dengan kecantikan.

2.2   Rencana kegiatan Operasional

Kegitan operasional atau produksi Usaha ini dilakukan ditempat sendiri dan juga datang ke tempat konsumen secara langsung, dimulai dari persiapan pekerjaan, menyiapkan alat-alat make up salon, dan perawatan lainnya, pemotongan rambut dngan gunting dll.
Proses pekerjaannya sendiri dilakukan oleh beberapa orang karyawan yang dipekerjakan secara bersamaan, dengan dengan melayani 1 orang pelanggan oleh 1 orang, adapun jasa pelayanan yang kami sediakan adalah  :
Gunting cuci blow : Rp. 30.000,- _Rp. 40.000,-
Creambath : Rp. 100.000,-
Clinical hair treatment : Rp. 80.000,- _ Rp. 90.000,-
Rebonding : Rp. 150.000,-
make Up : Rp. 75.000,- _ Rp. 400.000,-
Sanggul : Rp. 50.000,-
Hair do : Rp. 50.000,-
body scrub : Rp. 80.000,-
Facial Scrub : Rp. 50.000,-
Pedicure : Rp. 100.000,-
Potong Rambut : Rp. 25.000,-
Biaya Tambahan : 50.000/Pekerja (Jika datang ke rumah konsumen per Jam)




2.3  Manajemen Keuangan
                 Modal yang digunakan adalah modal 100% milik sendiri dan modal  pertama bisnis ini adalah sebesar Rp. 10.000.000,-  dan digunakan untuk membeli
1.      Peralatan
-          Alat kecantikan : Rp. 2.000.000.-
-          Kosmetik : Rp. 2.500.000,-
2.      Perlengkapan :
-          Cermin dll : Rp. 1.500.000,-
3.      biaya Perawatan Rp.100.000,- / Bulan
4.       gaji 3 orang @ Rp 1.000.000,-.  / Bulan
5.      Biaya listrik Rp. 150.000,- / Bulan
6.      tambahan Modal salon : Rp. 250.000,- / Bulan
7.      sewa gedung : Rp. 500.000,- / Bulan

Minimal Pendapatan dalam 1 bulan :
Dari potong Rambut : 5.000.000,-/ bulan (Target konsumen 200 orang)
Dari penyucian dan perawatan Rambut : 5.000.000,- / bulan
Dari makeup rias : 7.500.000,- / bulan (Target 100 orang)
Jumlah minimal pendapatan / bulan         : Rp. 17.500.000/bulan



2.4 Rencana Pemasaran
                   Bisnis Usaha salon kecantikan ini mungkin sudah banyak yang mendirikan, namun disamping itu masih banyak juga pelayanan yang kurang memuaskan pelanggan, layaknya candu, jika seseorang sudah mencoba suatu salon dan merasa nyaman, maka orang tersebut akan jadi pelanggan tetap, oleh karena itu pelayanan yang ekstra adalah langkah awal dalam memulai persaingan dengan usaha lain.
Promosi yang lain adalah dengan membuat brosur dan pasang iklan di beberapa media, termasuk internet..
                      Penelitian tentang saingan pun akan berpengaruh bagi proses pemasaran produk makanan ini, oleh karena itu kami pun meneliti para pesaing dengan meneliti jenis-jenis pelayanan, kekurangan dan kelebihannya secara spesifik, shingga perusahaan salon kecantikan ini mempunyai nilai lebih dari salon biasa, yaitu dengan harga yang murah dan prlayanan yang lebih memuaskan.
                      Strategi pemasaran T&Me akan didasarkan pada layanan konsumen berkualitas. Kami akan menjamin untuk memiliki konsumen loyal. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk konsumen sehingga mereka akan membantu mempromosikan salon T&Me kepada teman-temannya.
                            Kami merupakan salon yang memiliki lokasi strategis dan kami akan memaksimalkan peluang yang ada. Itu sebabnya kami menghabiskan budget lebih untuk memilih lokasi yang mudah dilihat dan diakses banyak orang. Sebagai bagian dari pemasaran, strategi yang digunakan adalah seperti ini :
1.      Mengiklankan salon di majalan pria dan wanita sampai radio setempat
2.      Mempromosikan salon secara online dengan membuat website dan media sosial
3.      Terus meningkatkan kualitas layanan konsumen
4.      Menggunakan kwitansi menarik untuk meningkatkan awareness
5.      Menerapkan kupon diskon atau promo
6.      Memasang banner di lokasi strategis
7.      Memberi reward untuk konsumen setia.

BAB III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan
                Jenis usaha yang akan didirikan ini adalah menyediakan pelayanan salon kecantikan, mulai dari perawatan rambut, wajah dan anggota tubuh lainnya, selain itu juga menerima periasan atau make up pada pelanggan untuk acara tertentu..
                Dengan beberapa bauran promosi dan meneliti kelemahan dan kelebihan pesaing akan bisa mencari cela dimana usaha ini akan menarik para pelanggan, jaringan yang luas serta didukung dengan pelayanan yang maksimal, maka dipastikan usaha ini layak dan akan jelas kelangsungan hidup usahanya. Keuntungan yang tidak mengecewakan bagi usaha seperti ini akan memberi jaminan bagi kelangsungan usaha dan tenaga kerja.
Dengan perkiraan keuntungan diatas maka dapat dipastikan juga perluasan usaha ini akan mudah terealisasikan.